Minggu kemarin dunia dikejutkan dengan pemberitaan media tentang mastektomi yang dilakukan Angelina Jolie. Bagi yang awam pasti banyak yang bertanya, apa itu mastektomi, mengapa Angelina Jolie malakukannya kok sampai-sampai menghebohkan dunia!
Nah ibu dari enam orang anak itu punya alasan mengenai keputusannya untuk melakukan mastektomi. Tunangan dari Brad Pitt itu mengatakan kepada The New York Times bahwa dokter mengatakan ia memiliki 87% resiko terkena kanker payudara dan 50% resiko kanker ovarium. hal tersebut dikarenakan ia mempunyai gen 'cacat' BRCA1, yang membuatnya berisiko tinggi terserang kanker payudara dan ovarium.
Sebenarnya setiap sel dalam tubuh manusia mempunyai dua gen BRCA1 atau BRCA2, satu diwariskan dari orangtua. Seorang wanita yang telah menerima satu gen BRCA1 atau BRCA2 yang rusak dari satu orangtua dan satu gen yang sehat dari orangtua lainnya disebut sebagai pembawa (carier) dari gen BRCA yang rusak.
Walaupun hanya satu gen BRCA1 atau BRCA2 yang sehat diperlukan untuk membantu mencegah pertumbuhan sel-sel yang bersifat kanker, satu gen BRCA sehat yang tersisa mudah terkena kerusakan karena faktor-faktor lingkungan seperti racun-racun, radiasi, dan zat kimia lain. Perempuan yang membawa gen BRCA1 atau BRCA2 yang rusak, mempunyai resiko besar menjadi penderita kanker.
Dalam dunia medis, mastektomi adalah istilah untuk operasi pengangkatan satu atau kedua payudara, sebagian atau seluruhnya. Jolie memulai proses pengangkatan payudara dengan prosedur "nipple
delay" yang tujuannya untuk memastikan tidak ada kanker payudara di
balik puting. Prosedur pengangkatan kedua payudara ia jalani 27 April
lalu, termasuk rekonstruksi payudara menggunakan implan, bisa berasal dari jaringan di perut atau paha.
Mastektomi yang dijalani penderita ada bermacam jenisnya,
tergantung dari kasus masing-masing individu. Mastektomi
"nipple-sparing" hanya mengangkat jaringan payudara, tidak termasuk
puting (areola). Sementara mastektomi "skin-sparing" mengangkat
seluruh bagian payudara. Terakhir, mastektomi "modifed radical"
mengangkat seluruh payudara termasuk jaringan payudara di tulang dada,
tulang selangka dan tulang iga, serta benjolan di sekitar ketiak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar